Perayaan HUT Paguyuban Seni Karawitan “Roda Kendali” Dusun Kebantalan Desa Mengori yang Ke-12 Tahun

Mengori(12/5).Dalam rangka memperingati HUT Paguyuban Seni Karawitan “Roda Kendali” Dusun Kebantalan Desa Mengori yang ke-12 tahun, Warga masyarakat Desa Mengori Khususnya anggota Paguyuban melalui Panitia HUT Paguyuban Roda Kendali yang ke-12 tahun kembali mengadakan hajat besar Pentas Seni dan Pagelaran Wayang Golek Ki Dalang Aditia Nugroho dari Kebojongan Comal sebagai upaya melestarikan atau menguri-uri Kebudayaan jawa yang adi luhur sebagai jati diri bangsa Indonesia yang mempunyai beragam kebudayaan.

 

Selain Pentas seni tersebut acara yang di dukung penuh Pemerintah Desa Mengori ini juga tidak lupa menyisipkan kegiatan sosial didalamnya, yaitu Khitanan Massal dimana kegiatan ini sebagai upaya dari para anggota Paguyuban untuk bisa sedikit meringankan beban warga Desa mengori dan Warga Desa sekitar.

“Khitanan Massal ini justru yang paling penting dalam agenda wajib tahunan yang diadakan oleh Roda Kendali, Karena disini terlihat kepekaan para anggota terhadap Lingkungan sekitar selain wujud bakti terhadap kelangsungan Pelestarian kebudayaan Jawa yang sudah semakin ditinggalkan oleh warga Jawa itu sendiri” begitu kata Bapak Adi Bejo selaku Sesepuh di Paguyuban Roda Kendali.Hal ini menjadi sangat memprihatinkan dimana dari orang luar negeri mau mempelajari kebudayaan jawa daripada orang jawa yang notabene pemilik kebudayaan itu sendiri begitu pungkas nya.

Kegiatan Pentas Seni yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 12 Mei 2018 di Dusun Kebantalan Desa Mengori ini, diisi berbagai macam acara selain ada khitan Massal juga ada Arak-arakan, pagelaran Tari-tarian, Karawitan, Angklung dan diakhri pagelaran wayang golek ki Dalang Aditia dari Kebojongan Comal. Untuk seni karawitan sendiri dibagi menjadi dua kelompok yakni anak-anak dan ibu-ibu. Hal ini sangat menarik dimana para ibu-ibu dari wilayah Desa Mengori dan sekitar ini sangat bersemangat untuk bisa menampilkan persembahan yang baik dalam rangka memeriahkan HUT paguyuban Roda Kendali dan juga sebagai upaya pelestarian Budaya seni Karawitan.

Selain dari Warga Desa Mengori dan Pemerintah Desa Mengori, Acara ini juga di dukung penuh oleh warga desa sekitar seperti Desa Sewaka, Pemerintah Kecamatan/Kabupaten Pemalang bahkan dari Kabupaten Tegal dan Jakarta pun Ikut serta membantu kelancaran acara ini.Hal ini berindikasi bahwa dalam melestarikan budaya jawa dalam hal ini seni karawitan dan tari masih mendapat perhatian dari warga masyarakat yang peduli terhadap kelestarian Kebudayaan Jawa.

3 tanggapan untuk “Perayaan HUT Paguyuban Seni Karawitan “Roda Kendali” Dusun Kebantalan Desa Mengori yang Ke-12 Tahun

  1. Selamat ulang tahun untuk Paguyuban Seni Karawitan Roda kendali di desa Mengori, semoga acara² demikian bisa berlanjut agar masyarakat secara umum bisa tau bahwa masih tetap eksis budaya yang ada di Jawa Tengah khususnya.

    1. Terimakasih pak,semoga kami pemerintah desa Mengori beserta anggota Seni Paguyuban Roda Kendali bisa tetap eksis untuk mengadakan acara” sedemikian rupa kedepannya agar tetap bisa ngurip-urip budaya di Indonesia umumnya, Jawa Tengah khususnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *